lijusu news

 

 

education

 

careers

 

 economy

 

health

 

 finance

 

interviews

 

 news

 

science-

tech

 

bimbingan

usaha

peluang usaha 

Mengenal Type 055, Kapal Pemusna Siluman milik AL China yang terbesar di Asia dan tercanggih di Dunia

oleh Indra S.T., 24 Maret 2019

Bobot & Ukuran

Type 055 berbobot penuh sd 13.000 DWT dan berukuran panjang lebih dari 180 m serta lebar 20 m. Sebagai perbandingan, kapal perusak AL AS jenis Arleigh Burke (AB) Flight III memiliki bobot penuh sekitar 9.800 ton, panjang sekitar 155 m dan lebar 20 m. AB Flight III adalah kelas kapal pemusna AL AS yang paling canggih. AL AS memiliki sekitar 66 buah AB, dengan 30 buah di antaranya berpangkalan di Pasifik Bagian Barat, di bawah Armada Ke-7 AL AS. AL AS berencana memiliki 82 buah kelas atau jenis AB per Juli 2018.

Kapal pertama diluncurkan pada pada 28 Juni 2017 di Shanghai

Sampai saat ini sudah 4 buah Type 055 diluncurkan dan sedang menjalani segala macam uji coba sebelum dimasukkan ke dalam gugus tempur kapal induk AL China.

Sebagai perbandingan, AL Amerika Serikat memiliki Zumwalt, dengan bobot sekitar 15.000 DWT. Menurut koran online AS The National Interest pada 6 Juli 2018, kapal pemusna Type 055 itu adalah kapal perang di permukaan laut yang terbesar di dunia karena Zumwalt sesungguhnya adalah kapal penjelajah yang khusus untuk serangan darat/pantai. Hanya 3 buah Zumwalt yang akan diproduksi.

Empat  buah lagi Type 055 sedang dibangun di Shanghai dan Dalian. Jika Angkatan Laut China puas dengan kinerjanya, 24 buah Type 055, dalam berbagai varian, akan dibuat, sama dengan jumlah produksi kapal perusak Type 52D yang sudah terkenal (dengan bobot sekitar 7.000 ton). Mengingat kebutuhan sistem pencegat rudal balistik nuklir lawan, jumlah itu bisa bertambah menjadi 60 buah sebelum adanya kapal perang lain milik China yang lebih canggih dan garang di masa 5-10 tahun ke depan.

Zumwalt, Type 52D dan Type 055 sama-sama dirancang sebagai kapal siluman.

Harga

Harga Type 055, sekitar USD 900 juta, atau sekitar 26,4% (sekitar 1/4) dari harga Zumwalt, kapal penjelajah milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang khusus untuk serangan ke darat secara siluman (stealthy, atau low-observability, atau keterlihatan sedikit). Selama tahun anggaran 2011-2012 kapal pemusna AL AS kelas AB berharga USD 1,843 miliar, atau sedikit di atas 2 kali harga Type 055.

 AL Indonesia (TNI AL) sebaiknya mencoba membeli 2 buah Type 055 untuk menggentarkan negeri-negeri tetangga, termasuk Australia.

Siluman (stealthy), atau Low Observability (Keterlihatan Sedikit)

Type 055 dirancang sebagai kapal perang yang sulit diketahui/dideteksi oleh radar biasa karena bersifat low-observable, yaitu hanya terlihat sedikit di layar radar. Akibatnya, sebuah pesawat terbang musuh harus mendekatinya agar pilotnya dapat melihatnya secara lebih jelas. Sebaliknya, kapal Type 055 dapat mendekati sasaran-sasarannya secara jauh lebih dekat tanpa terlihat. Sebagai perbandingan, Zumwalt akan terlihat sebagai perahu kecil di layar radar biasa.

Catatan: Radar-radar dengan teknologi kuantum dan radiasi terahertz milik China dapat melihat/mengetahui Zumwalt maupun pesawat tempur siluman jenis F 35 Lightning dan F22 Raptor milik Al maupun AU AS secara sangat nyata dan bahkan mengetahui bahan-bahan komposit maupun lapisan pelindung anti-radar mereka masing-masing. Saat ini radar kuantum China dapat berbuat demikian dari jarak sekitar 100 km. China sedang mengembangkannya terus sehingga akan dapat berbuat demikian dari jarak sekitar 400 km.

(Ilustrasi Radar Kuantum China oleh India Tube)

Radar jenis radiasi terahertz China, yang dapat melihat sasaran-sasarannya yang tertutup asap, kabut maupun dalam cahaya redup, pun sedang dikembangkan sedemikian rupa. Lihat Radar Radiasi Terahertz China

Persenjataan Type 055

Type 055 diketahui memiliki 112 buah VLS (Sistem Peluncur secara Vertikal) untuk rudal anti-kapal, anti-pesawat, anti-rudal dll secara vertikal. VLS itu bersifat universal (umum) dan dapat meluncurkan 10 macam rudal. Setiap VLS berisi 4 buah tabung peluncur rudal. Tabung-tabung peluncur rudal yang ada di VLS-VLS Type 055 itu berdiameter lebih besar (sekitar 90 cm) dan berukuran 9,5 m, lebih panjang daripada tabung-tabung peluncur yang ada di VLS lain mana pun yang ada di kapal perang sedunia, yang mencakup kapal perusak jenis Arleigh Burke, milik AL AS. Karena itu, VLS-VLS Type 055 itu membawa rudal-rudal yang lebih besar dan panjang daripada rudal-rudal mana pun yang ada di kapal perang lain dunia.

Menurut www.naval-technology.com: Type 055 Class Destroyers, kapal pemusna itu bisa dipakai dalam pertahanan udara secara jarak jauh, perang laut jarak jauh, perang lawan pesawat tempur secara jarak jauh, perang lawan kapal selam secara jarak jauh, perang elektronik, menyerang wilayah darat musuh secara jarak jauh, pengawalan kapal induk, patroli jarak jauh dan misi mata-mata.

Sejumlah analis asing yang lain menduga bahwa kapal pemusna itu (akan) juga dilengkapi rudal HQ-26 yang anti-satelit, rudal pencegat rudal balistik dan rudal jelajah yang berjangkauan sekitar 3.400 km. Rudal ini sudah dicoba dengan sukses pada 6 Agustus 2018 (SCMP, 8 Agustus 2018). Karena itu, kapal pemusna itu akan menjadi bagian dari sistem rudal China yang berpangkalan di laut untuk mencegat rudal balistik nuklir, menembak satelit dll. 

Beberapa orang analis militer AS maupun yang lain menulis di berbagai media umum (misalnya di majalah Forbes edisi 1 Juli 2017), militer dan teknologi militer bahwa kemampuan kapal-kapal pemusna/penjelajah AS yang besar dan terkenal, yaitu kelas Arleigh Burke (Flight I-III) dan Ticonderoga bukan tandingan Type 055, terutama daya jangkau rudal dari kapal ke udara dan yang dari kapal ke kapalnya yang sekitar 2 sampai 2,5 x  daya jangkau kapal-kapal AS itu saat. Kemampuan Type 055 akan semakin hebat ketika mulai beroperasi dengan dukungan pesawat-pesawat pengintai dan AWACS (pesawat peringatan dini), misalnya type KJ 6000 yang berpangkalan di kapal induk China generasi 001 dan yang berikutnya, apalagi yang bertenaga nuklir dan berpelontar untuk pesawat terbang. Dengan demikian, daya jangkau dan lacak rudal-rudal jenis HHQ-9 (anti pesawat tempur/pembom/AWACS) sampai 200 km secara miring dan YJ-18 (anti kapal perang) yang bisa berkisar 400 km-550 km, atau sekitar jarak Jakarta-Yogyakarta dan hampir 80% jarak  Jakarta-Surabaya. Jadi, luas bidang yang diancamnya adalah sekitar 1.000.000 kilometer persegi (km2)!!!

Sebagai perbandingan, luas daratan Indonesia sekitar 1,9 juta km2 dan luas laut sekitar 3,5 juta km2. Sebagai perbandingan, Flight I dan sebelum Flight IIA kapal pemusna AL AS jenis AB dilengkapi peluncur-peluncur varian rudal anti kapal Tomahawk dengan daya jangkau  sedikit di atas 119 km untuk peperangan melawan kapal-kapal permukaan musuh.

Flight-flight seterusnya AB dilengkapi rudal-rudal SM yang berdaya jangkau dan rusak lebih rendah.

Rudal HHQ-9 China juga punya versi anti-rudal balistik dan anti satelit di orbit rendah, HQ-19 (versi pangkalan darat) dan versi HHQ-19 untuk dipasang di kapal laut, misalnya di Type 055. Tim pengembangannya dipimpin oleh Prof. Zhou Jun. 

Kapal pemusna Type 055 itu juga berisi rudal CJ-10 untuk serangan ke darat, yang juga bisa membawa bom nuklir!!! Jadi, dia adalah kapal perang permukaan laut  pertama milik China yang punya kemampuan tersebut. Sebagai tambahan, kapal-kapal selam nuklirnya sudah lama punya kemampuan tersebut.

Selain itu, Type 055 juga berfungsi sebagai kapal komando dan koordinator armada perang laut dan perang udara di laut yang tersendiri karena memiliki kemampuan kerja sama, integrasi dan distribusi informasi elektronik yang canggih, yang sebagiannya disumbangkan oleh kemajuan industri elektronik komersil China. Dengan berbagai macam persenjataannya itu, dia juga bisa beroperasi sendirian secara jarak jauh sehingga militer AS menggolongkannya sebagai kapal perang jelajah (cruiser), misalnya untuk menyerang sebuah kota atau negeri asing. Radar-radarnya sangat canggih dan dapat menjangkau jarak 4.000 km!!!

Tenaga Penggerak

Type 055 memiliki 4 buah mesin turbin gas jenis COGAG yang masing-masing bertenaga dorong 38.000 HP, atau 28 MW, sehingga tenaga penggeraknya berjumlah 156.000 HP, atau 112 MW, sehingga mampu berlayar dengan kecepatan 30 knot per jam, atau 56 km/jam.. Dengan tenaga sebesar itu, Type 055 bisa dilengkapi segala macam senjata berat mengerikan yang butuh banyak tenaga listrik, misalnya laser dengan energi terarah. Flight III Arleigh Burke (AB) hanya memiliki 4 buah turbin gas yang masing-masing berdaya 26.250 HP, atau 19,57 MW, sehingga tenaga penggeraknya berjumlah 105.000 HP, atau 78 MW saja; kecepatannya sama seperti Type 055. 

Kemampuan untuk Peningkatan Mutu (Upgradability)

Karena berukuran dan bertenaga besar sekali, Type 055 bisa diupgrade dengan berbagai persenjataan berat, yang mencakup segala macam sensor lebih canggih di masa depan dan meriam rel (yang perlu tenaga minimum 1 MW). (IST, sebagian dari kompasiana.com/tjansietek)