Airport Kota Penting harus punya 2 Runway

Pelajaran penting dari Sri Lanka:

Bandar udara Bandaranaike International Airport (BIA) akan tutup selama 8 jam pagi-sore hari selama 3 bulan mulai Januari 2017

 

Versi online tanggal 10 November 2016 surat kabar Nikkei Asian Review melaporkan sebagai berikut:

1.    Colombo, ibu kota Sri lanka hanya punya satu airport internasional, BIA.

2.    Masalah: BIA punya hanya sebuah runway sejak berdiri tahun 1986 dan sekarang benar-benar dalam keadaan yang harus segera diupgrade. Kalau tidak, peraturan penerbangan internasional mengijinkan BIA beropasi hanya satu tahun lagi.

3.    Sri Lanka punya satu airport internasional lagi, MRIA, tetapi terletak di bagian tenggara negeri itu dan berjarak 4-5 jam perjalanan dengan mobil ke Colombo, Ibu kota Sri lanka.

4.    BIA akan ditutup selama 8 jam pagi-sore hari (8.30-16.30) selama 3 bulan mulai Januari 2017.

5.    Tiga bulan tersebut adalah masa puncak wisata dan juga masa yang paling kering, sangat bagus untuk pekerjaan konstruksi di lapangan.

6.    Mengapa tidak malam hari? Jawaban: karena tarmac yang akan baru dibuat perlu waktu pengeringan 4 jam di bawah sinar matahari.

7.    Akibatnya:

(i)            banyak perusahaan penerbangan, nasional maupun internasional, akan rugi sampai triliunan rupiah karena harus membatalkan sekitar 30% jumlah penerbangan, atau 50-80 penerbangan per hari, yang tidak bisa dialihkan ke malam hari karena terkait dengan penerbangan transit dan lanjutan dll;

(ii)          Harga tiket juga akan naik dan merugikan biro-biro perjalanan dll yang umumnya sudah jual paket jauh hari sebelumnya;

(iii)         Bisnis-bisnis wisata, misalnya hotel, took bebas bea, restoran, tempat tetirah, angkutan bis, taksi,  dll akan terkena dampak besar dan kemungkinan banyak yang akan tutup/pailit.

 

Bagaimana dengan Indonesia?

Banyak kota besar yang penting ternyata punya hanya satu airport dengan satu runway saja.

Contoh nyata:

1)    Bali: Ngurah Rai, bandara tersibuk nomor dua di negeri tercinta ini, punya hanya satu runway. Bagaimana dengan nasib pulau Bali dan devisa dari industry wisata kalau runwaynya harus diperbaiki siang hari atau bahkan satu hari penuh selama 3 bulan atau lebih?

2)    Surabaya, Sidoarjo, Juanda: 1 runway juga.

 

Semoga bermanfaat.