lijusu news

 

 

education

 

careers

 

 economy

 

health

 

 finance

 

interviews

 

 news

 

science-

tech

 

bimbingan

usaha

peluang usaha 

Empat Sebab Kanker Paru-Paru bagi Non-perokok

Oleh Rahmat, 19 Maret 2019

Jika anda tidak merokok, anda mungkin berpikir bahwa anda aman dari ancaman ketika berkenaan dengan kanker paru-paru yaitu, kanker pembunuh nomor satu di AS. Sayangnya, itu adalah sebuah mitos yang sangat mungkin akan mematikan karena penelitian-penelitian menunjukkan bahwa jumlah non- perokok yang mengalami kanker paru-paru sedang terus meningkat.

Jenis kanker paru-paru yang berbeda

Karena semakin sedikit orang memilih untuk merokok, penyebab-penyebab lain yang menimbulkan kanker paru-paru mulai menjadi lebih umum. Faktanya, hingga 20 persen orang yang meninggal karena kanker paru-paru adalah orang yang bukan perokok. Para peneliti telah menemukan bahwa kanker paru-paru pada orang yang bukan perokok adalah penyakit yang berbeda sama sekali. Jadi, para dokter sekarang menekankan betapa berbahayanya faktor-faktor lingkungan lainnya.

"Pasti ada profil molekuler yang jauh berbeda dalam diri seseorang yang perokok dengan yang non-perokok," kata Robert M. Jotte, MD, PhD, di Pusat Kedokteran Presbyterian / St. Lukas. Itu berarti sel-sel kanker berkembang secara berbeda, yang dapat mempengaruhi pengobatan dan kemungkinan komplikasi kesehatan lainnya.

Sebagai contoh, non-perokok yang mengalami kanker paru-paru terlihat kurang mungkin untuk mengalami penyakit penghambat paru-paru yang kronis (COPD) dan penyakit jantung daripada rekan-rekan mereka yang merokok. Ada juga suatu kesan bahwa kanker-kanker dalam diri non-perokok mungkin memiliki lebih banyak pilihan pengobatan, yang berarti mereka bisa hidup lebih lama.

Perbedaan besar lainnya adalah bahwa wanita tampaknya lebih mungkin terkena kanker paru-paru jika mereka tidak pernah sama sekali merokok, dibandingkan dengan pria.

"Mengapa lebih banyak wanita sedang mengalami mutasi gen jenis itu tidak sepenuhnya dipahami," Dr. Jotte berkata. "Ada banyak teori, tetapi penyebab sebenarnya masih sedang dipelajari."

Apa penyebab kanker dalam diri non- perokok?

Merokok masih menjadi penyebab utama yang pasti untuk kanker paru-paru, tetapi faktor-faktor risiko lainnya yang berikut ini  dapat menyebabkan kanker paru-paru dalam diri non-perokok :

1.   1. Riwayat keluarga

2.   2. Perokok pasif

3.   3. Diagnosis kanker yang sebelumnya

4.   4. Polusi udara atau bahaya-bahaya lingkungan lainnya

Bagaimana anda bisa mengurangi risiko kanker paru-paru anda ?

Kanker paru-paru sedemikian tidak terduga dalam diri non-perokok sehingga kanker paru-paru biasanya ditemukan pada tahap-tahap yang lebih lanjut, yang juga berarti ia sering lebih sulit untuk diobati. Seperti semua masalah kesehatan, satu langkah pencegahan setara dengan hampir separuh penyembuhan, Jadi, coba petunjuk-petunjuk di bawah ini untuk mengurangi kemungkinan anda mengidap kanker paru-paru:

1.   1. Uji kadar radon di rumah anda.

Radon adalah karsinogen yang terjadi secara alami yang dapat mengintai di ruang bawah tanah atau lorong-lorong untuk kabel dan pipa air. Anda dapat membeli kotak uji radon di toko perangkat keras lokal anda untuk memastikan rumah anda aman. Tapi, Jotte menambahkan bahwa walaupun uji radon dianjurkan, jangan terlalu tekankan hal itu. Seseorang harus menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di lingkungan yang tertutup untuk benar-benar mendapatkan tingkat paparan yang turut menyebabkan kanker paru-paru.

2.   2. Hindari asap rokok dari perokok

Jika anggota keluarga anda adalah perokok, dorong mereka untuk berhenti.

Lima langkah yang berikut ini untuk berhenti merokok dapat meningkatkan peluang-peluang mereka untuk menghentikan kebiasaan itu hingga 60 persen. Tidak hanya akan bermanfaat bagi kesehatan mereka, tetapi itu juga akan membantu anda menghindari kanker paru-paru.

1.   3. Hindari karsinogen (zat penimbul kanker)

Anda mungkin terpapar pada asbes dan polutan-polutan kasar lainnya sebagai bagian dari pekerjaan anda. Pastikan pemberi kerja anda mengikuti pedoman-pedoman Badan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) dan selalu kenakan perlengkapan yang sesuai, seperti masker wajah, untuk membatasi penghirupan.

2.   4. Tanya dokter anda apakah skrining (pemeriksaan tentang kemungkinan adanya penyakit)  adalah tepat bagi anda.

Jika anda benar-benar khawatir dengan paru-paru anda, anda mungkin ingin sekali menjalani skrining untuk mengetahui ada-tidaknya kanker paru-paru. Tapi, sebagian besar perusahaan asuransi mencakup tes-tes itu hanya untuk orang-orang yang memiliki riwayat merokok. Tanya dokter anda apakah itu masuk akal untuk anda.

3.   Selalu beritahu dokter anda.

Jika seseorang di keluarga anda telah menderita kanker paru-paru, bicara secara terbuka sehingga  dokter anda bisa lebih waspada dalam menemukan tanda-tanda awal kanker paru-paru dalam diri anda. "Walaupun anggota keluarga yang terkena kanker paru-paru itu adalah mantan perokok, saya pikir riwayat itu perlu menjadi perhatian anda," kata Jotte.

4.   5. Juga, benar-benar bahas setiap gejala yang aneh dan yang tidak begitu aneh.  

"Batuk terus-menerus yang tidak hilang bukan  sesuatu yang seharusnya diabaikan," kata Jotte. "Banyak gejala yang bisa menunjukkan masalah yang mendasar, misalnya kanker paru-paru, sebenarnya adalah gejala-gejala sangat umum yang kita semua alami pada suatu ketika dalam masa hidup kita," katanya.

5.   "Mengalami batuk, mengalami sedikit nyeri di dada dan merasakan sedikit sekali kekurangan nafas adalah masalah-masalah umum, tetapi hal-hal itu juga gejala kanker paru-paru."

Walaupun setiap bentuk kanker menyeramkan, anda tidak perlu panik. Jotte berkata penting untuk diingat bahwa walaupun jumlah non-perokok yang terkena kanker paru-paru sedang melonjak, sebagian besar non-perokok yang sehat tidak terkena kanker paru-paru.

Sumber: https://www.sharecare.com/health/lung-cancer/article/4-causes-of-lung-cancer-that-arent-smoking

*Radon adalah salah satu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon adalah salah satu gas radioaktf, tanpa warna, tanpa bau, tanpa cita-rasa. Radon termasuk dalam kelompok gas yang noble (tidak bereaksi secara kimia dan tahan oksidasi).

Topik-topik lain oleh Rahmat