TJAN SIE TEK

BAPEPAM-LK LICENSE NO:Kep-01/PM/P1/2003

Powered by pMachine

   

 
 
 

INVESTMENTS

Tel.: 6221 527 6559 & 527 1915 Fax: 6221 522 3340

e-mail: tjan228@gmail.com

           A. Indonesians

A. Inspirasi untuk Indonesia

- Inspirasi untuk Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia

- Latihan Konsentrasi Pikiran mengubah Arsitektur Otak dan Perilaku kita: untuk Eksekutif, Ilmuwan, Politisi, Pelajar, Guru  dll

-- URGENT: Airport Kota Penting harus Punya 2 Runway

- Peluang Ekspor Produk Pertanian ke China

- CPO dan Turunannya adalah Industri Kini dan masa Depan Indonesia

- China, Negeri Eksperimen sejak Jaman Purba, sekarang dalam Bidang Teknologi, Perbankan, Pendidikan dll

- Peluang Bisnis Besar: 120 juta Turis China di Dunia & Habiskan USD 240 miliar tahun 2015

- Di China, 41,2% (10,48 juta orang) Mahasiswa Kuliah S1 Kejuruan pada 2015

- Inspirasi Bisnis (1): Modal China, Teknologi AS & Jepang

-- Inspirasi Nasional (1): Pragmatisme, Reformasi Birokrasi dan Peran PMA, Kunci Sukses Awal Ekonomi China

- Kunci Sukses Bisnis Orang Jepang (1): No Misu

- Kunci Sukses Bisnis Orang Jepang (2): San ma No

B. Indonesian

a. Penasihat Investasi & Analis Bursa saham & Pasar Uang dll

b. Risiko Berdagang Saham tanpa Pengetahuan yang semestinya

c. Hati-hati dengan Tawaran Kredit, BG dan L/C LN

d.  Perijinan & Pedoman Prilaku Penasihat Investasi  berdasarkan

     UU Pasar Modal No.  8 tahun 1995

e. Daftar DER Perusahaan-Perusahaan Penopang IHSG per 30-6-2015

ff. Perbandingan Kinerja Indofood Sukses Makmur & Indofood CBP per 30-6-205

g. Faktor-Faktor Penyebab Depresiasi Rupiah & Turunnya IHSG dan Solusinya

h. 12 Saham Pilihan Utama untuk 2015: Nantikan analisanya

i. CPO & Turunannya adalah Industri Kini & Masa Depan Indonesia

j. Prediksi Nilai Tukar IDR:USD, Jangka Pendek, Sedang dan Panjang

k. Himbauan kepada Pemerintah & Bangsa Indonesia

ll. Mimpi diajak Bidadari untuk menikah di Surga

e.

C. English

a. Proposed Global Supergrid from  State Grid Corporation, China

 

                              Stock & Money Market Investment Services

An official personal licensed investment advisor and capital market analyst, I offer capital market advisory services and second opinions, specifically on stock picking, to national and foreign high net-worth individuals and institutions. I specifically  research under-valued firms with strong fundamentals.


General criteria of firms eligible for my research:
1. Relatively good business records of the founders and management
2. Publicly listed for at least two years
3. A maximum leading P/E ratio of 12
4. A minimum free flotation rate of 25%
5. An adequate degree of public disclosure and transparency

Firms are under-valued mostly for a variety of reasons, including lack of transparency, growth, profitability, liquidity, management integrity, perceived management incapability, apparent financial and operational inefficiencies in comparison with their peers.

I have equipped myself with advanced stock valuation skills to discover under-valued firms with strong fundamentals and specifically those with “hidden assets.”

Tel.:
6221 527 6559; Fax: 6221 527 5615

e-mail: indrasonny@tjansietek.com

                                    
Favorite business quotation:

“If you are ready to give up everything else—to study the whole history and background of the market and all the principal companies whose stocks are on the board as carefully as a medical student studies anatomy—if you can do all that and, in addition, you have the cool nerves of a great gambler, the sixth sense of a kind of clairvoyant and the courage of a lion, you have a ghost of a chance.” Bernard M. Baruch, one of America’s greatest financiers and speculators

 

Risiko Berdagang Saham tanpa Pengetahuan yang semestinya

If you have built castles in the air, your work need not be lost; it is where
they should be. Now put the foundations under them
. HENRY DAVID THOREAU, WALDEN

(i)    Seorang pengusaha, yang bergelar S1 Sipil, pensiun dini pada 1998. Dengan sedikit sekali pengetahuan tentang dinamika BEJ, ia memulai “berdagang” saham. Ia menyetor Rp 50 juta ke rekeningnya di sebuah perusahaan sekuritas. Mulailah ia berdagang saham dengan mengandalkan informasi dan anjuran orang-orang yang tidak profesional, membaca berita saham di koran dan majalah, menganalisa dan “meriset” kabar burung dan sejenisnya. Dalam dua minggu, ia mencetak laba hampir
15% bersih. Bukan main!!!

Lalu, ia mencairkan sebagian depositonya dan menambah Rp 100 juta ke rekeningnya. Dalam satu bulan, ia “diberi” laba bersih Rp 20 juta. Karena itu, ia dan isterinya sepakat menjual dua di antara 6 buah rumah mereka untuk menambah “modal kerja.” Terkumpullah sekitar Rp 600 juta. Mereka mulai bermain margin. Dalam sebulan berikutnya, mereka “diberi laba” lagi sebesar Rp 150 juta. Kemudian, mereka memutuskan menjual dua buah lagi rumah untuk mencapai “modal kerja” Rp 1 miliar. Apa yang terjadi tiga bulan kemudian?
 

Mereka kehilangan semua modal mereka, berikut sisa tabungan!!!

(ii)      Seorang teman keluarga kami, mantan kontraktor bangunan yang cukup besar, “diberi laba” bersih sebesar Rp 10 juta hanya dalam 3 minggu setelah ia membuka rekening di perusahaan sekuritas dengan dana Rp 100 juta. Ia tidak melakukan apa-apa karena brokernya yang melakukan semua perdagangan. Lalu, ia menambah setorannya menjadi Rp 200 juta. Terjadi yang sama” ia “diberi laba” bersih Rp 35 juta dalam sebulan. Karena itu, ia menjual bisnisnya dan memasukkan semua uang hasil penjualan itu ke rekeningnya. Ia membeli sebuah yacht dan kadang-kadang menelepon kami dari laut bahwa: Kalian semua bodoh. Tirulah aku: mendapat laba bersih di atas 10% per bulan sambil memancing di laut dan memakai handphone untuk mengiyakan atau menolak ide broker. Sekitar 5 tahun yang lalu, ia kehilangan semua miliknya: rumah yang nyaman dan besar di Jakarta Utara, semua mobilnya yang hebat-hebat, dan juga dikejar-kejar banyak debt collector.

(iii)      Seorang teman jogging saya yang baru bercerita: Sekitar 3 tahun yang lalu dia dan adiknya rugi hampir Rp 2 miliar. Yang lebih parah adalah adiknya karena meminjam uang keluarga, teman-teman dan banyak orang lagi dengan bunga 3% per bulan dalam bentuk perjanjian penitipan uang. Itu terjadi karena adiknya berkenaan dengan seorang broker perusahaan sekuritas dan ditawari untuk ikut modal dalam berdagang saham dengan janji lisan bahwa adiknya akan diberi bunga tetap sejumlah 6% dari yang ditanam. Selama hampir setahun adiknya menerima bunga itu secara teratur sehingga adiknya mengajak dirinya untuk berinvestasi juga. Juga, adiknya meminjam Rp 1 miliar dari keluarga dan teman-temannya melalui perjanjian utang piutang dengan bunga 3% per bulan. Dalam waktu enam bulan setelah itu, teman saya itu dan adiknya kehilangan Rp 2 miliar karena boss sang broker bunuh diri berhubung bangkrut dan meninggalkan utang ratusan miliar rupiah. Sekarang ini adik teman saya itu harus melarikan diri karena ia dikejar-kejar oleh anggota keluarga dan teman-temannya tersebut. Yang paling parah: beberapa orang temannya ternyata telah menggadaikan rumah-rumah mereka kepada bank dan individu untuk dipinjamkan kepadanya sebelum ia pailit.

Risk varies inversely with knowledge. IRVING FISHER, 1931

Kejadian-kejadian di atas menunjukkan bahwa risiko berbanding terbalik dengan
tingkat pengetahuan. Semakin sedikit pengetahuan seseorang dalam dinamika bursa saham, akan semakin besar risiko yang harus anda pikul. Jadi, anda perlu menimba pengetahuan baik melalui bacaaan yang bermutu, berkonsultasi dengan analis yang berpengalaman, memenuhi syarat dan juga jujur, belajar secara akademis maupun secara informal melalui kursus tentang pasar modal, khususnya bursa saham.
 

Sebagai informasi, salah satu cara informal yang bermutu untuk belajar tentang
pasar modal adalah ikut kursus persiapan ujian untuk memperoleh sebutan Chartered Financial Analyst (CFA), atau CFA charterholder. Sebutan itu diberikan oleh CFA Institute, Amerika Serikat, dengan alamat cfainstitute.com. Menurut statistik mereka, secara rata-rata seorang CFA charterholder menghabiskan 4.5 tahun untuk memperoleh sebutan tersebut. Persyaratan pesertanya: berpendidikan minimum S1 segala bidang atau yang sederajat dengan pengalaman dalam bidang manajemen bisnis, keuangan atau yang terkait. Lihat web site di atas untuk informasi lebih jauh. Sampai saat ini di Indonesia baru ada sekitar 80 orang CFA charterholder sehingga negeri kita sangat kekurangan. Suatu peluang besar untuk yang berminat!

Markets can remain irrational longer than you can remain solvent. JOHN MAYNARD
KEYNES

I love a hedge sir. HENRY FIELDING, 1736

Prophesy as much as you like, but always hedge. OLIVER WENDELL HOLMES, 1861

Despite its scientific pretensions, economics still remains more of an art than
a science. ROBERT KUTTNER

Penasihat Investasi & Analis Bursa Saham & Pasar Uang dll

1.     Pemberian pendapat kedua atau sebagai penasihat atau pembanding

Calon investor saham dan obligasi biasanya mendapat dan/atau minta pendapat broker atau dealernya masing-masing. Perusahaan kami menyediakan jasa pendampingan langsung kepada calon investor atau memberikan pendapat kedua atau sebagai penasihat, pelengkap atau pembanding yang benar-benar independen.
Tujuannya: memperdalam pengetahuan dan memperluas wawasan calon investor sehingga dapat membuat keputusan dengan (penuh) pengetahuan.

Contoh situasi: Calon investor ditawari suatu saham atau obligasi oleh broker atau dealer. Kami siap memberikan pendapat sebagai penasihat yang mungkin akan menambah, membantah atau membenarkan informasi yang diberikan oleh broker atau dealer tersebut dan menilai kelayakan harga sekuritas yang bersangkutan menurut perspektif fundamental yang rasional, cerdas dan jangka panjang. Kami juga akan memberikan suatu rasa tentang perlunya berinvestasi secara proporsional atau menyebarkan risiko.
Misalnya:
(i)     Jangan pernah memakai lebih dari 20% dari harta tunai calon investor dalam berinvestasi di bidang saham atau obligasi.
(ii)      Maksimum hanya 1/5 dari 20% itu boleh diinvestasikan dalam saham atau obligasi yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan dan kelompoknya.
(iii)   Jangan beli saham atau obligasi dua buah perusahaan yang 100% keadaan bisnisnya saling terkait atau besaran naik-turunnya harga saham maupun obligasi mereka sama, atau berkorelasi 1, yaitu kalau keadaan bisnis yang satu sedang bagus, yang lain juga sama bagusnya, atau harga sahamnya sama-sama naik 10%.
Contoh: perusahaan eksplorasi dan produksi minyak bumi, tambang batu bara, kelapa sawit.
(iv)    Beli saham atau obligasi dua buah perusahaan yang keadaan bisnisnya atau besaran naik-turunnya harga saham dan obligasinya berhubungan negatif, atau berkorelasi <-1, yaitu kalau keadaan bisnis yang satu sedang bagus, yang lain jelek. Kalau harga saham dan obligasi perusahaan yang satu naik, yang lain turun. Korelasi yang disarankan adalah antara -40% dan -100%. Semakin tinggi
angka persentasi korelasi negatif tersebut, semakin bagus korelasi negatifnya.
Contoh: Kalau kurs USD/IDR naik, harga saham perusahaan eksportir yang penghasilannya dalam USD dan tidak punya (banyak) utang dalam USD akan naik sedangkan harga saham perusahaan lain yang bahan bakunya harus diimpor dalam USD dan punya utang dalam USD akan turun.

Catatan: Segala korelasi tidak berlaku kalau ada kejadian moneter atau makroekonomi, atau sistemis, misalnya kenaikan suku bunga bank di Indonesia, sulit sekali mencari saham yang perusahaannya untung karena kenaikan tersebut.
Yang biasanya terjadi adalah turunnya harga saham perbankan dan perusahaan properti. Bidang-bidang lain juga terpengaruh, terutama perusahaan yang punya banyak utang bank dengan suku bunga mengambang.

 

2.   Segala jenis transaksi: joint venture, keagenan, kedistributoran dll dengan pihak dalam maupun luar negeri yang mencakup pendampingan selama perundingan, penyusunan dan penyelesaian naskah perjanjian, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggeris.

 

3.    Jual-Beli & Penentuan Harga Wajar Saham Perusahaan

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh lewat:

Tel.   6221 527 6559,   email: tjan228@gmail.com
Fax:  6221
522 3340

 
Comment on this article

 Back to top

Stocks

Bonds

Money

Miscellanies

 

 
 

 

Copyright (c) @2008 www.tjansietek.com All rights reserved.

Design by Company Webmaster