lijusu news

 

 

education

 

careers

 

 economy

 

health

 

 finance

 

interviews

 

 news

 

science-

tech

 

bimbingan

usaha

peluang usaha 

Pengalaman pribadi:

Jangan tunggu sampai sempurna untuk mulai karir atau bisnis

oleh Tjan Sie Tek

Selama di SMP dan SMU, saya selalu sukses dalam mata pelajaran bahasa Inggeris. Saya sudah berlangganan The Straits Times dari Singapura dan majalah Newsweek dll dari AS sejak Kelas I SMP.

 Sekitar tahun 1977, ketika masih di Kelas II SMU, saya mulai menerjemahkan beberapa catatan pelajaran dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggeris.

Sekitar pertengahan tahun itu, sejumlah teman sekelas saya dan juga mahasiswa/-i yang indekos dekat rumah saya mendesak saya untuk mulai memberikan les privat bahasa Inggeris. Saya menolaknya karena saya berasa belum pandai sekali pada waktu itu. Tetapi, salah seorang teman saya berkata,Jangan tunggu sampai sempurna untuk mulai mengajar bahasa Inggeris karena bahasa Inggeris kamu tidak akan pernah sempurna.

Saya tertegun dan, lalu, menerima mereka sebagai murid-murid saya yang pertama. Sejak itu sd sekitar tahun 1985 saya sudah mengajar bahasa Inggeris kepada ratusan orang anak sekolah, mahasiswa dan juga pengusaha. Saya mendirikan sebuah kursus bahasa Inggeris. Saya juga sudah menerjemahkan dokumen-dokumen bisnis dan juru bahasa bahasa Inggeris ke bahasa Indonesia atau sebaliknya.

Pada 1986 saya mulai focus pada penerjemahan dan, kemudian, mengurangi banyak waktu pengajaran  bahasa Inggeris sampai saya diangkat sebagai Penerjemah Tersumpah setelah lulus ujian kualifikasi dengan hanya sekali ikut dan merupakan lulusan termuda pada saat di antara lebih dari 200 orang peserta.

 

Semoga bermanfaat.