Belajar Penerjemahan (5)

 Koreksi Terjemahan Bahasa Inggeris-Indonesia sebuah Buku

berdasarkan Arti Kata dan Tata Bahasa

oleh Tjan Sie Teki, 27 Desember 2016

No. hal.

Asli

Terjemahan Orang Lain

Terjemahan Tjan Sie Tek

v

XXXX, at the core, its core value, believes that people with passion can change the world for the better.

---SJJ

 

XXXX, pada intinya, sebagai nilai utamanya, percaya bahwa orang yang memiliki passion bisa mengubah dunia menjadi lebih baik.

---SJJ

XXXX, pada intinya, yaitu nilai intinya, percaya bahwa orang yang penuh semangat dapat mengubah dunia menjadi lebih baik.

                                       ---- SJJ

 

                                

1

Acknowledgements

    A BOOK IS A TEAM EFFORT, AND THESE ARE THE people who helped me get the ball to the end zone1: my literary agent, Scott Mendel, who challenged me to write another book on SJJ; my wife, Mary, who was my sounding board on this project2; ….

Ucapan terima Kasih

Suatu buku adalah hasil kerja tim, dan berikut ini orang-orang yang membantu saya mewujudkannya1: agen pustaka saya, Scott Mendel, yang menantang saya menulis satu lagi mengenai SJJ; istri saya, Mary, yang menjadi sumber masukan utama saya dalam proyek ini2; ….

Ucapan terima Kasih

BUKU ADALAH HASIL KERJA TIM DAN BERIKUT INI ORANG-ORANG yang telah membantu saya mencapai tujuan1: perwakilan pustaka saya, Scott Mendell, yang menantang saya untuk menulis sebuah buku lagi tentang SJJ; isteri saya, Mary, yang merupakan teman diskusi saya tentang proyek ini2; ….

1)    Ungkapan sepak bola Amerika Serikat: to get the ball to the end zone= membawa bola untuk mencapai bidang gol.

2)    sounding board: orang yang mendengarkan pendapat dan/atau memberikan pendapat

1

   I am especially grateful to the eagle-eyed Debra Manette, who copyedited the manuscript, and measurably improved it3.

   Saya khususnya berterima kasih kepada Debra Manette yang bermata elang, penyunting naskah buku ini yang banyak memperbaikinya3.

Saya khususnya berterima kasih kepada Debra Manette yang bermata elang, copyeditor naskah buku ini dan secara nyata memperbaiknya3.

3) (i) copyedit-copyedited-copyedited= memeriksa (format, teks dan ketepatan) naskah untuk dicetak (tidak menyunting isi naskah); copyeditor= pemeriksa naskah untuk dicetak;

(ii) Memperbaiki= membetulkan= to correct;

(iii) memperbaik= menjadikan lebih baik= to improve;

(iv) measurably= secara terukur, teratur, nyata atau penting

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

JBB was not a rousing orator. He looked nervous as he approached the podium. As he spoke, though, his voice is both true and very important4.

 

 

 

 

 

 

And something unusual happened: we all started paying attention5.

     We still are6.

 

 

 

 

 

JBB bukan orator yang membuat hadirin bergelora. Dia tampak gelisah selagi mendekati podium. Namun, selagi berpidato, suaranya menjadi makin bertenaga, seperti seseorang yang tahu bahwa apa yang dikatakannya itu benar dan sangat penting4.

 

Lalu terjadi sesuatu yang tak biasa: kami semua memperhatikan5. Dan kami masih memperhatikan6.

 

 

 

 

 

JBB bukan ahli pidato yang membuat hadirin bergelora. Ia tampak gelisah ketika mendekati podium. Namun, selagi berpidato, suaranya tulus dan juga sangat penting4.

 

4) true= i) tulus, setia, ii) sejati, iii) benar;

 

 

 

 

 

 

Lalu, terjadi sesuatu yang tak biasa: kami semua mulai memperhatikan5.

Kami masih benar-benar sedang memperhatikan sekarang6.

5) start-started-started= mulai

6) Tata Bahasa: (i) we still are. Adverb (kata keterangan)  “still” dan sejenisnya ditempatkan sesudah kata kerja bantu “are” (auxiliary verb: be, can, may, must, shall, will dan sejenisnya) jika tidak bermaksud memberikan tekanan (emphasis). Jika ingin memberikan tekanan, yaitu memberikan arti “benar-benar, atau serius,” letakkan kata “still” sebelum kata “are;” (ii) Kalimat “We still are” adalah bentuk singkat dari “We still are paying attention now.”

4

    The unconventional keynote speaker, dressed in the traditional black robe and cardinal-colour hood, wore sandals and blue jeans underneath7.

  Sang pembicara utama yang tak biasa mengenakan jubah hitam tradisional berkerah tua, juga sandal dan jeans biru di bawahnya7.

Sang pembicara utama yang tidak biasa itu mengenakan toga hitam tradisional dengan tudung yang berwarna merah cerah, sandal dan celana jeans biru7.

7) (i) toga= jubah wisuda;

(ii) hood= tudung, kerudung;

(iii) cardinal= merah cerah;

(iv) kata “underneath” berarti  “di bawah,” yang dalam konteks ini berarti “di bawah toga;”

 

 

     

 

      5

He was especially admired by young people who considered him to be an inspirational figure, a rock star in his own right8.

 

It was his success, especially his comeback act at the company he co-founded, that earned him the privilege of sharing his life’s lessons with Stanford’s graduating class9.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

President John Hennessy10 warmly welcomed the assemblage. He was followed by Provost John Etchemendy for the presentation of awards11.

Dia dikagumi oleh anak-anak muda yang menganggapnya sosok pemberi ilham, setara bintang rock8.

 

 

 

Yang memberinya hak berbagi pelajaran hidup kepada para wisudawan dan wisudawati adalah keberhasilannya, terutama ketika membangkitkan kembali perusahaan yang dia turut bangun9.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Presiden Stanford, John Hennessy10, memberi sambutan hangat kepada hadirin. Berikutnya provos John Etchemendy memimpin pemberian anugerah penghargaan11.

Dia terutama dikagumi oleh anak-anak muda yang menganggapnya sebagai tokoh pemberi ilham, yaitu bintang musik rock karena kemampuannya sendiri8.

8) (i) especially= terutama, sangat;

(ii) figure= tokoh; (iii) in his own right= karena kemampuannya sendiri;

Keberhasilannyalah, terutama tindakannya selama kedatangannya kembali di perusahaan yang ia dirikan bersama, yang memberinya hak istimewa untuk berbagi pelajaran-pelajaran dari kehidupannya dengan para lulusan Stanford yang sedang menjalani acara wisuda9.

9) (i) Tata Bahasa: Ungkapan yang dimulai dengan “It is/was ….” menunjukkan tekanan, yang  sepadan dengan akhiran “–lah” dalam bahasa Indonesia;

(ii) comeback act= tindakan atau perbuatan yang terkait dengan atau selama kedatangan kembali seseorang atau sesuatu;

(iii)privilege= hak istimewa;

(iv) life’s lessons= pelajaran-pelajaran yang didapat selama kehidupan seseorang;

(v) graduating class= para lulusan yang sedang menjalani acara wisuda dan akan menerima ijasah;

Rektor John Hennessy10, dengan hangat menyambut para hadirin. Berikutnya, Wakil Rektor John Etchemendy menyerahkan penghargaan-penghargaan11….

10) president= (i) presiden (republik); (ii) direktur utama (perusahaan); (iii) rektor (universitas);

11) (i) provost= wakil rektor (universitas); (ii) for the presentation of awards= untuk penyerahan penghargaan

 

  

Though the keynote speaker was never formally a student at Stanford, it was a second home to him12. He enjoyed walking around its beautiful campus. He’d spoken to its Graduate School of Business, where he always found a ready audience13. He’d also had surgery to remove part of his pancreas at the university’s medical centre.

 

 

 

And14 Stanford’s burgeoning XXXX Computer collections held hundreds of boxes of documents from his company15 that formed a nucleus supplemented by artefacts, documents and memorabilia from other sources.

  

Walau sang pembicara utama tak pernah secara resmi menjadi mahasiswa Stanford, Stanford ibarat rumah kedua baginya12. Dia menikmati berjalan-jalan di kampus Stanford yang indah. Dia pernah memberi kuliah, yang selalu ditunggu-tunggu, di Stanford Graduate School of Business13. Dia juga pernah dioperasi di pusat medis universitas tersebut, untuk mengangkat sebagian pankreas.

 

Dan14 koleksi XXXX Computer Stanford menjaga ratusan kotak dokumen dari perusahaannya15 sebagai simpanan utama, disertai artefak, dokumen, dan memorabilia dari sumber-sumber lain.

 

Walau sang pembicara utama tak pernah secara resmi menjadi mahasiswa Stanford, Stanford adalah salah satu rumah kedua baginya12. Dia sangat senang berjalan keliling kampusnya. Dia pernah memberi kuliah di Fakultas Pascasarjana Bisnisnya, tempat ia selalu mendapati hadirin yang siap sedia/sedang menunggu 13.

12) a second home= salah satu rumah kedua (bukan “ibarat rumah kedua”) karena kata “ibarat” mengurangi makna kedekatan SJJ dengan kampus itu;

13)  (i) school= (a) fakultas (dari sebuah universitas); (b) sekolah;

(ii) Tata Bahasa: yang mengalami “selalu” adalah SJJ, bukan hadirin.

(Dan)14 Koleksi-koleksi Stanford tentang XXXX Computer yang semakin menumpuk menyimpan ratusan kotak dokumen dari perusahaannya ….15

14) Tata Bahasa: dalam Bahasa Inggeris maupun Indonesia,  kata gabung “dan” tidak diletakkan sesudah tanda baca berhenti “.” (titik).

15) (i) burgeoning= sedang tumbuh, atau, untuk konteks ini,  semakin menumpuk;

(ii) hold-held-held= menyimpan; memegang; mengganggap

6 (kalimat akhir alinea 2)

   He always preferred to engage the audience    16.

Dia selalu suka terlibat dengan pendengarnya16.

Dia selalu lebih suka melibatkan/mengikut-sertakan para pendengar16.

16) (i) prefer-preferred-preferred= lebih suka; memilih;

(ii) engage-engaged-engaged= melibatkan, mengikut-sertakan, mengajak; mengkaryakan, menyewa

 

i)              Tjan Sie Tek, M.Sc.

-       Penerjemah Resmi & Bersumpah

-       Penasihat Investasi Pasar Modal

Prinsip koreksi:

1.     Bebas dari gaya bahasa;

2.     Berdasarkan arti kata (leksikal) dan tata bahasa (gramatikal); dan

3.     Berbagi pengetahuan.