lijusu news

 

 

education

 

careers

 

 economy

 

health

 

 finance

 

interviews

 

 news

 

science-

tech

 

bimbingan

usaha

peluang usaha 

Penduduk kota yang kaya juga paling kurang bahagia

Oleh Rahmat berdasarkan laporan Universitas Tsinghua 2017

Sebuah laporan penelitian baru-baru ini telah mendapati bahwa orang-orang di China Tenggara adalah yang paling puas dengan kehidupan mereka sementara penduduk perkotaan dengan gaji-gaji tinggi memiliki tingkat kebahagiaan yang paling rendah.

Laporan tersebut, yang diterbitkan oleh sebuah tim dari Universitas Tsinghua, memberi peringkat pada kebahagiaan orang-orang yang tinggal di kota-kota besar di China dengan menggunakan sebuah indeks kebahagiaan yang dihitung dengan menganalisa postingan di media sosial, termasuk Weibo, pada tahun 2017.

Kata-kata positif di dalam postingan meningkatkan indeks sementara kata-kata negatif menguranginya, menurut Beijing News.

Semua kota tingkat pertama di China, yaitu Beijing, Shanghai, Guangzho, dan Shenzhen, gagal mencapai 100 teratas di antara kota yang bahagia. Beijing ada di urutan ke-273, dekat bagian bawah, sementara Luzhou, sebuah kota pedalaman di Provinsi Sichuan, berada di puncak daftar itu.

Kesimpulan laporan itu adalah orang kaya tidak selalu lebih bahagia daripada yang lain.

Di daerah dengan PDB (pendapatan domestik bruto) per kapita yang  lebih rendah dari CNY 45.000 (US$ 6.900) per tahun, orang-orangnya lebih bahagia ketika ekonomi sedang berkembang. Ketika PDB per kapita melewati CNY 45.000, mereka menjadi kurang puas dengan kehidupan mereka, kata laporan itu.

Jadi, uang tidak selalu bisa membeli kebahagiaan.

Bagaimana menurut anda?

 

Kembali ke society