lijusu news

 

education

 

careers

 

 economy

 

health

 

 finance

 

interviews

 

 news

 

science-

tech

 

bimbingan

usaha

peluang usaha 

Terbongkar: Skandal terbesar penerimaan mahasiswa di AS: 50 orang selebritis Hollywood, actor, aktris hartawan, profesor,

pelatih olahraga dll digugat oleh para jaksa pemerintah AS.

Oleh Indra S.T, 13 Maret 2019

New York Times (NYT) hari ini memberitakan bahwa kemarin (Selasa) bahwa para jaksa di enam negeri bagian AS mengajukan gugatan pidana penipuan dan persekongkolan terhadap 33 orang AS: actor dan aktris film, dokter, professor, investor, pemilik perusahaan besar dll karena telah menyuap dan menyogok serta bersekongkol dengan para pelatih olahraga untuk membuat surat-surat keterangan dan sertifikat palsu tentang prestasi dan kegiatan olahraga anak-anak 33 orang tajir itu. Selain itu, para jaksa AS itu juga menggugat sejumlah pengawas ujian masuk dan joki yang bersekongkol dengan 33 orang itu agar anak-anak mereka  lolos ujian masuk universitas-universitas paling top di AS.  Biangnya yang juga digugat: WS, pemilik perusahaan persiapan masuk perguruan tinggi yang mengatur skandal itu. Dia diduga telah menerima sekitar USD 25 juta (Rp 355 miliar) antara tahun 2011 dan Februari 2019.

Menurut NYT, contoh persekongkolan dan penipuan:

1.   1. Seorang gadis remaja yang tidak pernah bermain soccer (sepak bola gaya AS) secara ajaib menjadi seorang bintang tim soccer di sebuah universitas top. Biaya yang dikeluarkan oleh ortunya: USD 1,2 juta (sekitar Rp 17 miliar).

2.   2. Seorang siswa SMU yang sangat ingin mendaftarkan diri di sebuah universitas top lainnya dipalsukan datanya sehingga ia dianggap mengalami kesulitan atau gangguan belajar sedemikian rupa sehingga dia dapat mengikuti uji standar bersama-sama dengan seorang pengawas ujian yang merangkap kaki-tangan ortunya yang akan memastikan bahwa siswa itu mendapatkan angka yang tepat. Biaya yang dikeluarkan oleh ortunya: USD 50.000.  

3.   3. Seorang siswa lainnya yang tanpa pengalaman mendayung perahu sama sekali mendapatkan kursi di tim dayung universitas top  setelah sebuah foto orang lain yang sedang ada di sebuah perahu diajukan sebagai salah satu bukti “keahlian siswa itu.” Biaya: USD 200.000 (Rp 2,84 miliar) yang ditransfer ke sebuah rekening khusus.

Skandal itu adalah gugatan terbesar yang pernah diajukan oleh Departemen Kehakiman AS tentang penerimaan mahasiswa/-i baru di perguruan tinggi AS. Penyelidikan  itu luas sekali sehingga melibatkan 200 orang agen/detektif/petugas hukum pemerintah federal AS.

“Orang-orang tua itu adalah para penggerak utama penipuan ini, “ kata Andrew E. Leiting, pengacara pemerintah AS untuk Daerah Massachusetts.

Semoga hal ini tidak terjadi di Indonesia. (IST)