lijusu news

 

education

 careers

 

 economy

 health

 

 finance

 interviews

 

 news

 science-

tech

 

bimbingan

usaha

peluang

usaha 

 

Utang mahasiswa/-i AS semakin menggunung dan  tunggakannya mencapai  USD 166 miliar (IDR 2.324 triliun)

oleh Indra S.T. , 17 Februari 2019

Per akhir 2018, utang sekitar 44,2 juta orang mahasiswa/-i (student loans) di AS sudah mendekati USD 1,46 triliun (IDR 20.440 triliun), terbesar sepanjang sejarah AS dan kemungkinan harus dihapus-bukukan, dengan tingkat tunggakan  dan macet antara 7,5% dan 11%.

Untuk data per akhir 2017, lihat diagram perbandingan di bawah ini berdasarkan generasi:

Jadi, per akhir 2018, secara rata-rata, setiap mahasiswa/-i AS berutang sekitar USD 33.000 (IDR 462 juta). Karena itu, menurut penelusuran penulis, banyak sekali lulusan perguruan tinggi AS tidak mampu melunasi utang mereka walaupun mereka sudah lulus 5-10 tahun karena gaji mereka hanya naik 2-3% per tahun dan biaya hidup, cicilan mobil, kartu kredit, cicilan kredit rumah atau apartemen mereka semakin tinggi, apalagi selama 2 tahun terakhir ini the Fed (Bank Sentral defakto AS) terus-menerus menaikkan suku bunga dananya.

Pada 16 Februari 2019, Bloomberg melaporkan bahwa persentasenya tetap sekitar 11% sejak pertengahan 2012, tetapi jumlahnya mencapai USD 166 miliar (IDR 2.324 triliun), atau sekitar 104% dari APBN Indonesia untuk tahun 2018, atau sekitar 16% GDP Indonesia selama  tahun 2018, sebuah rekor tunggakan selama sejarah utang mereka. Sebagian besar kenaikan angka itu terjadi karena biaya kuliah semakin tinggi di AS.

 Tidak memukul ekonomi AS sebesar utang hipotek  perumahan  2007-2008

 Sebagian besar utang di atas ditanggung oleh pemerintah Federal AS sehingga diperkirakan tidak merugikan ekonomi AS seperti krisi utang hipotek perumahan selama 2007-2008, yang menimbulkan Resesi Besar dan kebangkrutan banyak sekali bank umum dan bank investasi, misalnya Lehman Brothers dan Bear Stern. Tetapi, tunggakan dan kemacetan utang di atas akan menambah besar defisit pemerintah Federal AS jika utang itu tidak dibayar kembali oleh yang berutang.

Menurut catatan penulis, saat ini jumlah utang pemerintah Federal AS sudah mencapai USD 22 triliun, atau sekitar 106% dari GDP AS tahun 2018 sekitar USD 20,66 triliun. Defisit APBN AS  sekitar USD 1 triliun selama 2018. (IST)

Topik lain:

Risiko adalah salah satu peluang bisnis

Oleh Tjan Sie Tek, CEO Center for New Indonesia & Business Mentor, 17 Februari 2019

A.      A. Asuransi untuk risiko serangan dan peretasan di dunia maya

Usaha asuransi adalah salah satu bidang yang paling banyak jenisnya. Salah satu contohnya adalah risiko dari dan di dunia maya (cyber risk). Peretasan dan serangan di dunia maya semakin lama semakin berat dan sering.  Contoh: Tahun lalu, SingHealth, grup lembaga perawatan kesehatan yang terbesar di Singapura, mengalami pencurian data sekitar 1,5 juta orang data pasiennya, yang mencakup rincian obat-obat yang diberikan kepada sekitar 160.000 orang.  Tahun 2018, Chubb, sebuah perusahaan asuransi, meneliti 300 buah perusahaan UKM tahun lalu. Temuannya: tiga di antara lima UKM telah mengalami peretasan dan sehingga menimbulkan kekacauan (disrupsi) dan kebocoran data selama 12 bulan. Tetapi, mayoritas orang yang disurvei percaya bahwa perusahaan-perusahaan besar mengalami lebih banyak risiko serangan cyber daripada yang kecil. Selebihnya